Sukabumi,Yarsinews.com
BAZNAS Kabupaten Sukabumi dalam kesempatan ini melakukan Seleksi calon mahasiswa program Satu Kecamatan Satu Sarjana (SAKENA )yang nanti akan menjadi penerima beasiswa Sukabumi Cerdas Baznas Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang pertemuan Lantai 2 Gedung 1000 Pusat Pelayanan Zakat Baznas BAZNAS Kabupaten SukabumiSukabumi,Komplek Islamic Center Alun-alun Cisaat-Sukabumi.
Meskipun Kepala Baznas Kabupaten Sukabumi,H.Unang Sudarma yang masih melaksanakan Ibadah Haji di Mekkah, Arab Saudi.Kepala pendistribusian dan pendayagunaan Baznas Kabupaten Sukabumi,Mohammad Kamaluddin,S.Hi,mengatakan ke Awak media,Bahwa Kegiatan ini adalah salah satu program Unggulan Masa Kepemimpinan H.Unang Sudarma yaitu Program Satu Kecamatan satu Sarjana (SAKENA),maka
Baznan Kab.Sukabumi tahun ini akan memberikan bantuan kepada 60 Mahasiswa notabene dari keluarga kurang mampu yang berkuliah di kampus Sukabumi.
Mengentaskan kemiskinan itu kata dia, banyak cara dan dimensi yang harus secara serius dan kontinu salah satunya adalah pendidikan. Karena semakin terdidik dan ber-ilmu seseorang, akan semakin mudah mendapatkan pekerjaan yang baik. Pastinya saja hal tersebut akan berbanding lurus dengan Kesejahteraan keluarga.
Baznas Kabupaten Sukabumi, memiliki program unggulan yang bernama satu kecamatan satu sarjana (Sakena). Program yang berafiliasi dengan dunia pendidikan di tingkat perguruan tinggi tersebut, sejalan dengan tujuan dasar dibentuk Baznas itu sendiri. Demikian disampaikan kata Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan, Muhammad Kamaludin, kepada Yarsinews, Rabu,20 Juli 2022
“Digulirkannya program Sakena ini, tidak terlepas dari tujuan dibentuknya Baznas. Salah satunya, bagaimana meningkatkan manfaat zakat, yang tadinya konsumtif menjadi sesuatu yang produktif. Tapi ingin kita tingkatkan zakat itu manfaatnya, pertama untuk mensejahterakan umat, kedua pengentasan kemiskinan,”kata Kamaludin.
Pengentasan kemiskinan itu kata dia, banyak cara dan dimensi yang harus diintervensi salah satunya adalah pendidikan. Karena semakin terdidik seseorang, akan semakin mudah mendapatkan pekerjaan yang layak.Dengan penghasilan yang layak maka nantinya mereka juga akan meningkat dari sisi kesejahtraan, status sosialnya.
Maka kesejahtraan itu ujarnya, bagi Baznas tidak akan dilepaskan dari materi dan aktifitas ibadahnya. Sejahtera paripurna menurut Islam yakni meningkat secara materinya maupun spiritualnya. “Dari latar belakang itu, Baznas membuat program satu kecamatan satu sarjana untuk keluarga miskin. Saat ini baru mampu membiayai SPP sampai lulus,”jelasnya.
Untuk memenuhi rasa keadilan lanjut dia, konsep idealnya adalah satu orang satu kecamatan. “Kami sudah sebar ke-47 kecamatan. Tapi ada syarat dan ketentuan bagi calon yang memenuhi syarat itu. Targetnya, minimal 47 dan maksimal 60 akan memilih mahasiswa yang akan dididik sebagai representasi dari 47 kecamatan itu,”kata Kamaludin.
Adapun sasarannya adalah mahasiswa yang berasal dari berbagai kampus yang duduk di berbagai semester, asalkan dari kalangan warga tidak mampu, memiliki semangat belajar yang tinggi, kualitas akademik yang bagus, Maka.lewat program ini, Baznas bertanggung jawab sampai lulus.
“Maka di sinilah Baznas hadir mewakili pemerintah. Karena Baznas adalah bagian dari pemerintah. Dengan harapan, bisa menyelesaikan apa yang menjadi harapan keluarga, ketika anaknya harus menjadi sarjana. Menjadi persyaratan yang harus dipenuhi sesuai permintaan dari Ketua Baznas H. Unang Sudarma dan unsur pimpinan yang lain,”terangnya.
Syarat untuk.mendaftarkan diri mengikuti program ini adalah pertama mereka yang berada dari keluarga tidak mampu. Lalu sudah terdaftar sebagai mahasiswa yang ada di Kabupaten Sukabumi serta tentunya warga yang berdomisili di Kabupaten Sukabumi.
Terdapat 12 kampus yang tersebar di wilayah Kabupaten Sukabumi.Maka Mahasiswa dari keluarga kurang mampu ini menjadi kewajiban Baznas Kabupaten Sukabumi untuk memberik
