Senin, 25 Juli 2022
www.yarsinews.com
Tarman, Pewarta
Salah satu hal terpenting dalam Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) adalah peningkatan kapasitas. Karena secara tidak langsung, peningkatan kapasitas akan mengantarkan kepada tercapainya tujuan program secara maksimal. Peningkatan kapasitas bertujuan membangun gerakan bagi pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat melalui perubahan perilaku kolektif dalam kegiatan pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman. Maka itulah, peningkatan kapasitas atau pelatihan dilakukan di tingkat kabupaten/kota dan kecamatan.
Salah satu kegiatan pelatihan tingkat/cluster kecamatan adalah Pelatihan Badan Kswadayaan Masyarakat (BKM) . Pelatihan BKM/LKM bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai manajemen konstruksi dan meningkatkan keterampilan untuk melakukan supervisi kegiatan
infrastruktur. Output-nya, diharapkan BKM/LKM siap melaksanakan kegiatan infrastruktur dengan kualitas baik..
Forum (FK BKM) Kab Sukabumi selaku mitra dari Dinas Perkim & Bappelitbangda Kab Sukabumi,
dgn peserta utusan dari 59 BKM/ LKM tingkat desa di 7 kecamatan, sebanyak 2 orang per BKM
Kec Cisaat, Cicantayan, Sukabumi, Sukaraja, Cibadak, Cicurug dan Pelabuhan Ratu. Kegiatan Tahun Anggaran 2022 dilaksanakan di Gedung Disen Cisaat-Sukabumi,Senin, 25/07/2022.
Sedangkan narasumber selaku pemateri dari Bappelitbangda, Perkim & Tim Korkot Kotaku Kabupaten Sukabumi.Sedangkan
Ketua pelaksana,Syamsul Hidayat sebagai Ketua harian FK BKM Kabupaten Sukabumi.Penanggung jawab,H.Dede Supriatna selaku Ketum FK BKM Kabupaten Sukabumi.
Indikator keberhasilan pelatihan BKM dapat diukur dengan, pertama, pemahaman terkait tahapan pencairan Bantuan Dana Investasi (BDI) dari Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) ke KSM (pemanfaatan). Kedua, kegiatan infrastruktur yang dibangun sesuai dengan standar teknis dan berfungsi dengan baik. Dan, ketiga, operasional dan pemeliharaan berjalan dengan baik.
Pelatihan Peningkatan Kapasitas BKM/LKM "Dalam Program Penanganan Peningkatan Kualitas Permukiman di Daerah Kumuh di Kabupaten Sukabumi.
Disperkim,melalui Sub Koordinator Permukiman Kumuh, Arif Rahman, Menerangkan ke Media Yarsinews.com Pelatihan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi terhadap Program Kotaku, terutama bidang peningkatan kapasitas BKM/LKM cluster kecamatan."Alhdulillah hari ini, khususnya di wilayah kumuh sudah dilaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas BKM,InsyaAllah dengan peningkatan kapasitas BKM ini tentunya dapat mempercepat penanganan permukiman kumuh sesuai RPMJD Bupati bisa diselesaikan,Ujarnya
Sementara masih ditempat acara,Koordinator Konsultan Kota tanpa Kumuh,Ripki Kaelani,menjelaskan ke awak Media Yarsinews. com, Kami sebagai pendamping Program Kota Tanpa Kumuh di Kabupaten Sukabumi, pendampingan tahapan-tahapan kegiatan penanganan permukiman kumuh,karena kami selaku Konsultan mitra Kementerian PUPR dalam Program " Kotaku".
"Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk peningkatan pemahaman BKM dalam penanganan pengurangan permukiman kumuh di kabupaten Sukabumi yang masih cukup besar yang tersebar 58 kelurahan/desa,terang Ripki yang juga aktif di PP Muhammadiyah.
Semoga setelah mendapatkan pelatihan BKM/LKM
Tahun Anggaran 2022 memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan infrastruktur melalui Kolaborasi Pemda Kabupaten Sukabumi melalui Disperkim. BKM ini juga berkewajiban untuk bersama-sama masyarakat melakukan pemeliharan terhadap aset infrastruktur.

