Sukabumi,Sabtu,15/10/2022
WWW.YARSINEWS.COM
Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan umum (DPU) di TA.2022 merekonstruksi Jalan Kabupaten yang sudah mengalami kerusakan/berlubang sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.Sesuai dipapan Proyek Rekontrusi Jalan Babakan - Cipendey Kecamatan Gunungguruh dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Sukabumi sebesar Rp.899.432.000; sedangkan Waktu pelaksanaannya selama 90 Hari Kalender serta pelaksanaan pengerjaan jalan ini oleh CV. Agung Jaya Abadi.
Jalan Padjadjaran yang merupakan jalan kabupaten yang sangat Vital bagi masyarakat Kecamatan Gunungguruh terkhusus 3 desa yaitu desa Cibentang,Desa Cikujang dan Desa Gunungguruh ada rekonstruksi pengerjaan jalan yang dimulai dari bulan September dan dilanjutkan bulan Oktober ini.
Herdi yang berprofesi Ojeg di pertigaan Jalan Babakan-Cibentang saat diwawancarai Media www.Yarsinews.com mengungkapkan bahwa bersyukur atas dilanjutkan perbaikan/pengaspalan Jalan Padjadjaran yang merupakan akses vital untuk jalur transportasi beraktivitas warga masyarakat di kecamatan Gunungguruh.
" Alhamdulillah saya selaku warga desa Cibentang merasa bersyukur dengan dilanjutkan kembali pengaspalan Jalan Padjadjaran ini yang nantinya dapat memperlancar aktivitas kendaraan yang melewati jalan ini",ungkapnya
Dia juga menambahkan bahwa drainase juga diperbaiki supaya jalan ini tidak cepat ruksak dan berlubang lagi.Apalagi pengerjaan jalan ini disaat musim hujan sehingga harus cepat diselesaikan.
"Drainase/selokan sir bisa diperlebar juga dalam agar saat hujan airnya tidak tumpah ke badan jalan sehingga jalan tidak cepat berlubang/ruksak",imbuhnya
Kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Sukabumi, khususnya Dinas Pekerjaan umum yang telah merekonstruksi jalan Kabupaten ini
" Pertama saya ucapkan terimakasih ke Bapak Bupati Kabupaten Sukabumi, H.Marwan Hamami,kepada Kades Cibentang, Empung Kurniawan dan juga Dinas pekerjaan umum yang telah memperbaiki Jalan Padjadjaran ini, pungkas pak Herdi yang berprofesi Ojeg pangkalan (Opang). Tarman (Pewarta)


