Sukabumi,Selasa,08/11/2022
www.yarsinews.com Tarman,Pewarta
Pemerintah Pusat melalaui Mendikbudristek Nadiem Makarim mengungkapkan, Kurikulum Merdeka hadir untuk menanggulangi krisis pembelajaran, sekaligus menciptakan generasi adaptif yang bisa menghadapi perubahan zaman dengan kemandirian. Surat Keputusan BSKAP Nomor 044/H/KR/2022 telah menetapkan lebih dari 140.000 satuan pendidikan yang menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022/2023.
Kepala Sekolah, melalui Bagian
Kurikulum,Asep Solahudin Karim,saat diwawancarai di ruang kerjanya menerangkan,Bahwa SDN Cisaat untuk tahun sekarang belum mengikuti Kurikulum Merdeka Belajar, hanya masuk ke tahap Mandiri Belajar.
"Maksudnya,Mandiri Belajar ini untuk persiapan menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar.Dan Kurikulum yang kita gunakan masih Kurikulum 2013",terangnya, Selasa, 08/11/2022
Lanjut Dia,Kami Juga Kepala Sekolah dan guru telah memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang merupakan platform edukasi yang menjadi teman penggerak untuk pendidik dalam mewujudkan Pelajar Pancasila yang memiliki fitur Belajar, Mengajar, dan Berkarya.
"Kami Guru dapat menonton Video terus mengisi latihan-latihan di Platform Merdeka Mengajar ini",bebernya.
Kami berharap untuk segera SDN Cisaat diterapkan Kurikulum Merdeka Belajar dengan adanya pelatihan-latihan pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar.

