Sukabumi – Rabu (08/02/2023).
Redaktur, Tarman Sutarman
Yarsinews.com - Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Hj Unang Sudarma, SH, M.SI menghadiri launching kampung zakat yang berlokasi di kampung Tanjung RT. 031,RW.04 Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi,Rabu (08/02/2023).
Acara launching tersebut ditandai penandatanganan prasasti dan pembukaan tirai Kampung BEBEZA (BERDAYA BERSAMA ZAKAT) oleh ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya menjelaskan,bahwa peluncuran kampung zakat ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian umat diwilayah Kabupaten Sukabumi pada umumnya, khususnya di Kecamatan Cisaat.
Tentunya Launching Kampung Bebeza ini dapat kita jadikan sebagai momentum kebangkitan zakat sumber perekonomian sekaligus syi’ar dakwah zakat .
"Program kolaborasi BAZNAS Kabupaten Sukabumi dengan Kementerian agama provinsi Jawa Barat. Maka ni merupakan salah satu upaya untuk memberikan edukasi pemahaman kepada masyarakat mengenai zakat,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi.
Dia tandas lagi, Hj. Unang Sudarma, SH, M.SI mengingatkan kampung zakat ini tidak hanya terpaku pada paktor ekonomi semata, juga harus mampu mengingkatkan kualitas Keimanan dan Modernisasi dalam beragama.
“Program ini tidak hanya eksklusif untuk warga muslim tapi juga bagaimana kita meningkatkan rasa kebersamaan melalui moderenisasi beragama dengan warga lainnya,” ucap H. Unang Sudarma, SH, M.SI.
Selaras dengan hal tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi mengungkapkan dengan adanya launching Kampung Bebeja ini,berharap bisa meningkatkan rasa peduli akan sesama melalui penyaluran zakat.
Selain menjadi nilai ibadah, zakat merupakan salah satu media dalam membangun peradaban perekonomian masyarakat yang Maju,Berdaya juga Sejahtera lahir batin.
"Karena pada hakekatnya membangun masyarakat yang mandiri dan kuat menurut agama Islam basisnya adalah saling membantu antar masyarakat dan salah satunya yakni adalah melalui zakat", jelas Pak Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, Sapaan Akrab "Aang".
Kampung zakat yang merupakan program dari BAZNAS dan KEMENAG dengan sasaran desa dan wilayah tertinggal ini adalah wujud inovasi kebijakan yang berbasis pencapaian output dan outcome melalui pemberdayaan masyarakat.
"Sehingga bisa kita pastikan hasilnya jelas langsung dirasakan oleh penerima banyak manfaat atau Mustahik yang dapat diperoleh dengan hadirnya Kampung BEBEZA ini",pungkasnya
Hal senada juga disampaikan,Samsul Hidayat, bahwa Pemkab.Sukabumi sangat mengapresiasi dan mendukung dengan terlaksananya kegiatan ini.
" Kita berharap nantinya kampung zakat tidak hadir di Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.
" Akan tetapi bisa hadir di Desa-desa yang lain turut hadirkan program Pemberdayaan umat dengan acara seperti ini",harap Ketua UPZ Kecamatan Cisaat, Samsul Hidayat dan Iman Budiman ketua Art Program.
(Tarman Sutarman)
