Sukabumi,Rabu,08/02/2023 Redaktur,Tarman Sutarman
Yarsinew.com- Dengan adanya berita/informasi yang seakan-akan adanya pembiaran dan tidak adanya perhatian pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi terhadap SD Negeri 1Tipar yang berada di Desa Kertajaya Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi.
Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Sukabumi Mohamad solihin lewat Sambungan Telepon seluler menyampaikan, bahwa ada beberapa sekolah yang gedungnya perlu mendapat perhatian. Setiap tahun, dinasnya juga menginventarisasi kondisi gedung-gedung sekolah.
Mana saja yang kondisinya masih baik. Dan mana yang perlu diperbaiki segera ,untuk SDN 1 Tipar yang ada di kecamatan Simpenan sudah masuk pada program prioritas rehab berat yaitu ada 2 ruang." Terangnya pada Wartawan,Rabu (08/02).
"Selanjutnya Kepala Dinas menambahkan" ajuan ajuan yang masuk ke disdik selalu kami perhatikan, pengecekan dan realisasi . Ada tahapan-tahapannya, tidak serta merta setiap ajuan langsung dikerjakan, seperti SDN 1 Tipar ini sudah masuk dalam kegiatan rehab berat ruang kelas yang akan segera direalisasikan.
Adapun mengenai berita yang beredar kami tidak menyalahkannya, akan tetapi harapan saya adanya konfirmasi langsung ke dinas pendidikan, dan dengan senang hati kami akan menjelaskan dan memperlihatkan bukti kalau SDN 1 Tipar ini sudah masuk ke dalam Program Prioritas Rehab Berat,"pungkas Mohamad Solihin
Hal senada dibenarkan juga oleh bagian sarana dan prasarana sekolah dasar " benar kalau SDN 1 Tipar di Kecamatan Simpenan akan segera di intervensi untuk rehab berat 2 ruang kelas".
ketika ada permasalahan dalam fasilitas belajar mengajar disdik selalu merespon setiap pengajuan, karena bagi kami kenyamanan para generasi bangsa dalam menimba ilmu sangat penting, kalau pun ada keterlambatan dalam realisasi bukan berarti kami mengenyampinkannya akan tetapi harus melalui tahapan-tahapannya
"Disdik Kabupaten Sukabumi tidak memungkiri adanya beberapa sekolah yang harus segera di intervensi melalui kegiatan rehab ringan,rehab berat ruang kelas bahkan adanya penambahan ruang kelas baru, namun semua itu harus melalui berbagai proses yang pada intinya setiap pengajuan tidak ada kata di abaikan atau tidak di tangggapi,"ungkap Deni
Rab Ripaldo

