-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gelar Pertemuan, Habib Mulki Gaet Prof.Nurul Bersama FKKT dari Desa Perbawati, Guna Tingkatkan Pengetahuan.

Rabu, 09 Agustus 2023 | Agustus 09, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-08-09T10:40:29Z

 


Sukabumi//Yarsinews.com - Para Petani Karamat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kelompok Tani (FKKT), dari Desa Perbawati Siang tadi, Rabu 9 Agustus 2023, mengadakan Pertemuan dalam rangka meningkatkan Pengetahuan Anggota.

Dalam acara tersebut Prof Nurul mengatakan bahwa, Petani harus menyadari berbagai Potensi yg saat ini di miliki Petani yg di butuhkan Pasar, bila di identifikasi dari semua potensi yg ada pada Kelompok Tani Karamat , ternyata sangat banyak Tanaman Potensial untuk memasok kebutuhan Pasar Lokal maupun Pasar Global.


 "Ya, tinggal manajement petani untuk mengatur Pola tanam, meningkatkan Kwalitas, serta membuat Rencana kerja Kelompok.

Masih pada kesempatan tersebut, Prof. Nurul memperkenalkan sebuah Komoditas Ekslusif bernama Kentang Gantung, yang mana tanaman tersebut memiliki Umbi, dan buah di tiap ketiak daun yg menyerupai kentang, dan Rasa nya lebih enak dari pada kentang, dengan Bobot buah, maksimal 2 kg, tanaman ini diperkenalkan kepada Petani Karamat, dan akan di kembangkan guna ketahanan Pangan, yg nilai ekonomis nya sangat tinggi", terangnya. 


Untuk diketahui bahwa Kentang gantung ini, seumur hidup Cukup 1x tanam juga tahan kemarau, karena ber umbi yg makin lama makin besar, dan nilai jual umbi nya pun tinggi.


Tentunya menanam Kentang gantung sangat menguntungkan, karena tiap tahun Produksi nya akan meningkat, satu pohon bisa menghasilkan 200 kg. Yang harga Jual nya maksimal Rp 20.000,- / Kg.


Habib mulki dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa Pihak nya mendampingi Petani selama 6 tahun, mulai membenahi kelembagaan petani, meningkatkan kemampuan Petani, melalui kerjasama dengan ADS IPB, membina modal usaha Petani dengan berbagai kerjasama Bisnis dengan Perusahaan, serta melakukan terobosan Pasar sampai ke PASKOMNAS.


"Walaupun saya tau itu tidak mudah, dan seringkali menemukan kegagalan, tetapi saya selaku Pembina Kelompok Tani tidak boleh berhenti untuk melakukan Terobosan dan inovasi guna meningkatkan  Pengetahuan dan kemampuan Petani baik secara teknis maupun finansial, sehingga petani berdaya saing dan bernilai jual", pungkas Habib Mulki. (Red*)

Redpel: Tarman Sutarman 

×
Berita Terbaru Update