-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolres Cianjur Berhasil Ringkus Para Pelaku Tauran Antar Pelajar di Jalan Raya Cibogo

Kamis, 24 Agustus 2023 | Agustus 24, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-08-24T06:13:58Z

 


Cianjur//Yarsinews.com - Tauran pelajar yang terjadi pada hari Jum'at 18 Agustus 2023 sekitar pukul 16.00 WIB di jalan raya Cibogo,Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu kab cianjur pada,Rabu (23/8). Hingga mengakibatkan pelajar berinisial SAR(15) tewas di bacok bagian lehernya oleh 5 pelaku dan Akhirnya diringkus polisi.            

AKBP Aszhari Kurniawan(Kapolres Cianjur) mengungkapkan, ke 5 terduga pelaku pembacok SAR,hari itu juga langsung diamankan Satreskrim Polres Cianjur, di antaranya berinisial RP(19) CF(14) RA(15) MDP(13) dan R(16).  

" Selain mengamankan pelaku, kami juga berhasil menyita barang bukti antara lain,1 bilah celurit, 2 bilah parang dan 1 bilah pedang", ujarnya.  

AKBP.Aszhari Kurniawan.saat memimpin konferensi PERS di Mapolres Cianjur,selasa(22/08/23).

Selanjutnya,kapolres menjelaskan peristiwa bermula dari adanya perjanjian antara pelaku dan korban yang sudah di tentukan.kemudian terjadi cekcok karena korban menolak diajak bergabung,yang akhirnya korban dianiaya oleh ke 5 pelaku tersebut.            

"Tidak sampai 24 jam. Alhamdullah ke 5 pelaku berhasil kami amankan.dan ke 5'a mempunyai perannya masing masing namun yang menganiaya hingga tewas itu berinisial (RP) dan kini para pelaku akan dikenakan pasal 80 Undang-undang No:35 tahun 2024 tentang perubahan atas Undang-undang No:23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak  subsider pasal 170 ayat(2) ke 3 KUHP lebih subsider pasal 351 ayat(3) KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," jelasnya.



Disamping itu,Kapolres  AKBP.ASZHARI KURNIAWAN.memberikan himbauan kepada masyarakat khususnya orang tua untuk peduli terhadap anak anaknya dengan melakukan pengawasan yang lebih ketat, baik di rumah maupun di sekolah.                         

"Kami juga menghimbau kepada pihak sekolah lebih ketat mengawasi muridnya sehingga peristiwa yang serupa tidak terulang kembali,"pungkasnya terakhir di konferensi PERS.                          

 Pewarta: Muharmen (Yarsinews Jabar)

×
Berita Terbaru Update