-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kadis DLH Kab.Sukabumi Terima Audensi Pemuda Peduli Rakyat

Jumat, 10 Mei 2024 | Mei 10, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-05-10T13:36:04Z

 



Sukabumi//Yarsinews.com -- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi Prasetyo mengutarakan kebahagiaan menerima audiensi Pemuda Peduli Rakyat.


Acara Audensi tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Lingkungan Hidup,Selasa  (7/5/2024).

Terpantau media Yarsinews .com di lokasi Audensi berlangsung kondusif.Nampak dari pihak kepolisian ikut mengawal aksi unjuk rasa dari Pemuda Peduli Rakyat yang menyuarakan persoalan sampah dan dampak lingkungan yang disebabkan aktivitas perusahaan maupun masyarakat.

Kadis DLH Kabupaten Sukabumi Prasetyo mengutarakan pada Media ," tadi kami menerima Unjuk rasa yang dilanjutkan Audensi dengan Pemuda Peduli Rakyat  yang menyuarakan aspirasi kegelisahan masyarakat atas permasalahan pengelolaan sampah dan dampak lingkungan hidup dari aktivitas perusahaan dan masyarakat.

Lanjutnya, tentunya kami juga menanggapi dengan positif hal seperti ini, supaya menjadi evaluasi bagi kami Dinas Lingkungan Hidup kedepannya.

"Insyaallah hal-hal yang tadi disampaikan ,kita akan ditindaklanjuti terkait dengan beberapa permasalahan baik itu tambak udang ,
kewenangan provinsi sebagian juga kewenangan pusat, Sedangkan Pertambangan.  logam.  yang kewenangannya  Pusat ,Serta Pertambangan non  logam kami akan koordinasikan  dengan pihak  ESDM Provinsi , ujar Kadis DLH Kabupaten Sukabumi yang baru menjabat Satu Setengah bulan ini.

Sedangkan terkait permasalahan sampah, sambutannya, kami akan mengoptimalkan walaupun kondisi sarana prasarana yang minim ,kami mencoba seoptimal mungkin melaksanakan kegiatan pengelolaan sampah dan pemungutan dan pengangkutan sampah.

"Kami pastinya akan turun ke lapangan, sehingga nantinya tempat pembuangan sampah ilegal untuk di awasi. Kita akan paksa dengan tegas berikan sanksi bagi oknum yang buang sampah sembarang", tandasnya.

Masih katanya, dalam upaya mencari solusi persoalan sampah ini diperlukan intervensi dan kolaborasi semua pihak. Baik mengedukasi masyarakat untuk terlibat dalam mengolah sampah rumah tangganya.


Dia juga mengatakan, ada 11  Kecamatan yang belum terkelola dalam pengangkutan sampahnya, sehingga nantinya ini akan menjadi lokus untuk pengelolaan sampah kedepannya.


" Ya nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa untuk mengolah sampah, sehingga nantinya dari pengolahan sampah ini bisa jadi sumber Pendapatan Asli Desa (PAD).


Maka nantinya sampah bisa  tertangani di desa tanpa harus  menumpuk di TPSA", pungkasnya.


Red #Tarman Sutarman






×
Berita Terbaru Update