-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jembatan Leuwidinding Sukabumi Mulai Dikerjakan, Ditargetkan Rampung Desember 2026

Selasa, 08 September 2026 | September 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-08T07:02:24Z


​ Sukabumi — Pembangunan kembali Jembatan Gantung Leuwidinding yang menghubungkan Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, dengan Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, resmi dimulai. 

Jembatan yang melintasi aliran Sungai Cimandiri ini ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 105 hari atau pada Desember 2026.

​Peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jembatan dilakukan oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin bersama Bupati Sukabumi Asep Japar, Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) Muhammad Yusuf Hamka, serta General Manager CT Arsa Foundation di lokasi pembangunan pada Minggu, 6 September 2026.

​Wakasal Laksamana Madya TNI Edwin mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara TNI AL, pemerintah daerah, pihak swasta, dan sejumlah unsur lainnya untuk memulihkan akses masyarakat yang terdampak bencana.

 Menurutnya, jembatan ini dibangun melintasi Sungai Cimandiri dengan lebar sekitar 40 meter guna mengembalikan mobilitas warga yang selama ini terkendala akibat terputusnya jembatan lama.

​"Sebagai prajurit Jala Sena, tugas kami adalah menggandeng seluruh pihak untuk memberikan bakti terbaik dan mengurangi beban yang ada di masyarakat," ujar Edwin.


​Dampak Bencana dan Penanganan Sementara

​Jembatan Leuwidinding sebelumnya ambruk diterjang banjir bandang dan luapan Sungai Cimandiri pada 28 Desember 2025.

 Putusnya infrastruktur tersebut membuat akses warga antardesa dan antarkecamatan terganggu selama berbulan-bulan, padahal jalur ini merupakan salah satu urat nadi penting bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah Jampangtengah dan Gunungguruh.

​Setelah jembatan ambruk, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh atau mengandalkan sarana penyeberangan sementara.

 TNI AL sebelumnya turut memberikan dukungan berupa perahu karet untuk membantu mobilitas warga, namun kapasitasnya yang terbatas belum mampu menggantikan fungsi vital jembatan sebagai akses penghubung permanen.


Sutarman

×
Berita Terbaru Update